perubahan iklim dunia
Senin, 05 Desember 2011
Minggu, 04 Desember 2011
perubahan iklim dunia
manusia sedang menghadapi salah satu masalah terbesesar dalam zaman ini. Manusia dihadapkan dengan suatu perubahan yang dapat mengubah dunia yang kita tempati sekarang ini. Perubahan iklim sendiri adalah meningkatnya rata-rata temperature secara global, sebetulnya dunia sudah menglami hal ini sejak manusia mulai menggunakan mesin- mesin bertenaga uap. Penyebab dari perubahan iklim dunia adalah efek rumah kaca(green house effect). Efek rumah kaca adalah proses dimana beberapa jenis gas(uap air, carbon dioxide, methane, nitrous oxide) mengangkap panas di dalam atmosfer bumi dan menghasilkan suhu udara yang lebih hangat. efek rumah kaca di sebabkanoleh polusi yang dihasilkan oleh penggunaan bahan bakar fosil. Menurut Carbon Dioxide Information Analysis Center (CDIAC) jumlah carbon dioxisida dalam bumi meningkat drastis dari tahun 1751-2007.
dapat kita lihat jumlah CO2 yang menigkat dari tahun ke tahun
semua ini di sebakan oleh ulah manusia yang terlalu berlebihan dalam menggunakan sumber daya alam. Selain itu perubahan iklaim global juga disebabkan oleh perusakan alam yang berlebihan. Banyak hutan- hutan di Indonesia dan di dunia yang hancur oleh eksploitasi yang berlebihan. Contohnya hutan di Kalimantan banyak yang sudah rusak akibat pertambangan batubara, setelah tidak ada lagi batubar di tempat itu maka tempat akan dibiarkan tetap terbuka tanpa ada penanaman kembali. Sebetulnya hutan dapat membantu kita mengurangi jumlah Carbon dioksida di udara karena pohon dapat menyerap carbon diosida dan di ubah menjadi oksigen.
Di dunia telah terjadi banyak fenomena-fenomena alam yang dapat di katakana sedikit extreme
Seperti topan Yasi yang terjadi di Australia pada bulan February 2011. Badai la nina juga terjadi di spanyol nyebebabkan perubahan cuaca dingin di amerika timur. Di Indonesia sendiri juga terjadi perubahan-perubahan cuaca yan cukup ekstreme. Seperti contohnya jumlah daerah yang mengalami kekeringan di jawa bertambah banyak. Di daerah-daerah tersebut hampir setiap sumur kering karena hawa panas yang luar biasa
Jika kita membandingkan iklim pada jaman dahulu dengan jaman sekarang
kitadapat melihat perbedaan iklim yang sangat berbeda dengan jaman sekarang. Pada jaman dahulu iklim dunia sangatlah beda dengan masa ini, sebab pada masa itu bumi masih dipenuhi oleh tumbuhan dan lapisan ozonya masih sangat terawat. Oleh karena itu suhu bumi pada jaman dahulu lebih dingin dibandingkan jaman sekarang. Banyak penghuni daerah-daerah pegunungan di Indonesia yang masih dapat melihat hawa hangat yang terhembus dari mulut atau pun hidung mereka saat bernafas. Tapi pada jaman sekarang daearah-daerah ini telah menghilang. Karena suhu di pegunungan sediri terus menaik. Semua daerah merasakan panasnya suhu ekstrim pada saat musim kemarau.
Hal ini berdampak pada semua mahluk,baik itu manusia, hewan , ataupun
Tumbuhan. Pada manusia kita sangat bergantung pada iklim untuk bertanam dan bekerja. Jika iklim terus tetap berubah maka semua orang akan terganggu oleh hal ini.
Iklim juga dapat menyebabkan penyakit mulai dari yang mudah di atasi sampai yang mematikan .contohnya seperti demam berdarah,nyamuk dapat tumbuh lebih di kodisi yang lembab seperti pada musim hujan. Tapi hal ini biasanya hanya datang pada musim hujan,sekarang karena hujan dapat datang kapan saja maka demam berdarah bisa terjadi kapan saja.jika hal ini terus terjadi semua hewan dan tumbihan juga bisa punah karena semua aktiviatas mereka terus berubah meengikuti iklim yang terus berubah.
Menurut para ahli perubahan iklim dunia dapat dicegah dengan banyak cara.
Ada yang mengatakan bahwa hal ini dapat di cegah dengan menyebarkan suatu partikel khusus ke atmosfer bumi untuk menutupi lubang- lubang yang ada. Ada banyak cara untuk mengurangi perubahan iklim dunia ini. Kita dapat memulai dari yang hal- hal yang kecil, seperti menanam pohon, tidak menggunakan barang-barang berbahan plastic. Jadi jika dengan melakukan hal-hal kecil kita dapat membantu menyelamatkan bumi dari kehancuran .
Langganan:
Komentar (Atom)